RELAWAN DESTANA TERBENTUK DI DESA HARGANTORO.

Peserta Pelatiahan Foto bersama di Halaman Kantor Kepala Desa Hargantoro (dok.admin)

Hargantoro  – Pemerintah Desa Hargantoro dalam meningkatkan peran dan kapasitas masyarakat untuk menghadapi bencana serta mengurangi resiko bencana, maka salah satu strategi yang dilaksanakan oleh Pemerintah Desa Hargantoro adalah dengan pembentukan Destana (Desa Tangguh Bencana). Di Ruang Pertemuan Kantor Sekretariat Desa Hargantoro,Selasa 30 Juli 2019 dengan Surat Keputusan Kepala Desa Hargantoro telah terbentuk Destana Desa Hargantoro berjumlah 35 anggota, terdiri dari Unsur Kepala Desa, Perangkat Desa, Ketua dan anggota Lemabag Desa dan juga dari unsur perwakilan masyarakat dan sekaligus Pelatihan bagi anggota Destana yang Narasumbernya dari Kantor BPBD Kab.Wonogiri.

Peserta Pelatihan Destana Desa Hargantoro (dok.admin)

Ketua Panitia Sugeng mengatakan bahwa kegiatan ini didanai dari APBDES Tahun 2019 yang bersumber dari Dana Desa ( DD ) yang bertujuan Melindungi masyarakat di kawasan rawan bahaya dari dampak-dampak merugikan bencana, meningkatkan peran serta masyarakat, khususnya kelompok rentan, dalam pengelolaan sumber daya untuk mengurangi risiko bencana, meningkatkan kapasitas kelembagaan masyarakat dalam pengelolaan sumber daya dan pemeliharaan kearifan lokal bagi Pengurangan Resiko Bencana, peningkatkan kapasitas pemerintah dalam memberikan dukungan sumber daya dan teknis bagi Pengurangan Resiko Bencana,meningkatkan kerjasama antara para pemangku kepentingan dalam Pengurangan Resiko Bencana, dan pihak pemerintah dasa, lembaga usaha, organisasi masyarakat, dan kelompok-kelompok lainnya yang peduli.

Kepala Desa Hargantoro, Warto membuka Pelatihan Relawan Destana (dok.admin )

Dalam sambutannya Kepala Desa Warto menyampaikan bahwa Hargantoro adalah salah satu desa yang resiko terdampak bencana karena yang letak geografisnya banyak pegunungan dan itu juga pernah terjadi pada tahun 2007 tepatnya tgl 26 desember ,dengan mekan korban jiwa sebanyak 9 orang. Terdiri dari 2 orang di Dusun Sanggrahan dan 7 orang di Dusun Pagah, dan sekarang lingkungan yang terkena dampak bencana tanah longsor di relokasi di dusun pagah sebanyak 25 rumah.

Dengan memohon ridha dari Allah SWT, dan dengan mengucapkan Bismillaahirrahmaanirrahiim, acara Pelatihan Relawan Penanggulangan Bencana Dalam Rangka Pembentukan Desa Tangguh Bencana Desa Hargantoro Kecamatan Tirtomoyo Tahun Anggaran 2019, saya nyatakan di buka” kata-kata Kepala Desa Hargantoro Warto ketika membuka Pelatihan bagi anggota Destana.

Aisyah Ekasari Kasi Pencegahan dan Kesiapsiagaan Kantor BPBD Kab.Wonogiri memberikan materi kepada peserta Pelatihan Desatana Desa Hargantoro ( dok.admin)

Aisyah Ekasari Kasi Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kabupaten Wonogiri sebagai narasumber menjelaskan kepada peserta pelatihan tentang  apa yang dimaksud dengan Relawan Destana, dan juga persiapan diri dan langkah awal yang harus dilakukan masyarakat ketika terjadi bencana, bahwa wilayah Kabupaten Wonogiri ini rawan terjadi bencana alam seperti tanah longsor. Untuk itu dalam kesempatan ini juga diberikan pengetahuan kepada peserta Pelatihan tentang penanganan bencana alam serta kiat-kiat penyelamatan diri ketika terjadi bencana kepada peserta agar dapat dijadikan bekal kelak apabila terjadi bencana di wilayah ini. (admin )

Facebook Comments

Desa Hargantoro

Kami hanya seseorang yang ingin terus belajar untuk kemajuan Desa Hargantoro yang lebih baik.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan